Tribulus dan Maca

Tribulus Terrestris¬†merupakan keluarga tanaman Zygophyllaceae, asli daerah beriklim sedang dan tropis di Dunia Lama Eropa selatan, Asia Selatan, Afrika dan Australia. Tanaman Tribulus Terrestris ini dapat berkembang bahkan di iklim gurun dan tanah yang buruk. Tanaman ini memiliki banyak nama, termasuk bindii bullhead, burra gokharu, caltrop, cat’s head, devil’s eyelashes, devil’s thorn, devil’s weed, goathead, puncturevine, and tackweed. Tribulus sudah diakui dan memang terbukti mampu menambah kejantanan pria dengan meningkatkan kadar hormon testosteron. Testosteron adalah hormon yang berperan penting dalam pertumbuhan otot sebagai simbol keperkasaan / kejantanan. Ekstrak dari Tribulus Terrestris digunakan untuk menyembuhkan disfungsi seksual seperti gejala-gejala penurunan fungsi seksual diantaranya penurunan libido atau gairah seksual dan ejakulasi dini. Cara kerja Tribulus Terrestris yaitu dengan cara meningkatkan kadar LH (Luteinizing Hormon) hingga secara otomatis meningkatkan kadar hormon testosteron dalam darah sejumlah 30%-50%.

Maca atau Lepidium meyenii merupakan tanaman perdu dua tahunan atau tanaman tahunan (beberapa sumber mengatakan tanaman abadi). Tanaman ini asli dari pegunungan Andes di Peru dan Bolivia. Maca ditanam untuk digunakan sebagai sayuran akar dan ramuan obat. Spesies Lepidium meyenii pertama kali dijelaskan dan dinamai oleh Gerhard Walpers pada tahun 1843. Dalam mempelajari spesimen yang berbeda sejak 1960-an. Para ahli botani sekarang mempertimbangkan maca alami banyak dibudidayakan saat ini menjadi spesies peliharaan baru, L. Peruvianum. Sebutan yang lebih baru dibuat oleh Dr Gloria Chacon (LEPIDIUM PERUVIANUM CHACON).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>